Nampaknya pelakon Emma Watson semakin berani menampilkan pesonanya untuk
para peminat. Tanpa segan silu pelakon filem Harry Potter ini sanggup
beraksi seksi sehingga mendedahkan payudaranya baru-baru ini.
Dia bertindak berani kerana mahu menayangkan bentuk tubuhnya secara eksklusif dalam sebuah buku bertajuk Natural Beauty.
Tidak hanya tampil tanpa pakaian, rambut dan tubuhnya juga sengaja
dibuat dengan keadaan basah selain bunga-bunga cantik juga menghiasi
penampilan bintang berusia 22 tahun tersebut.
Menurut sumber, Emma bukanlah aktres pertama yang berbuat demikian dalam
Natural Beauty kerana sebelum ini artis seperti Christy Turlington,
Adrian Grenier, Brooke Shields, Arizona Muse dan Elle Macpherson pernah
melakukannya.
"Natural Beauty dicipta untuk mengagungkan kecantikan alam selain
menegaskan bahawa kita harus memperjuangkan apa yang hilang daripada
kita. Dengan adanya projek seperti ini, saya harap ia akan mencetuskan
kesedaran di kalangan generasi muda," kata sumber itu.
* sumber dari laman sesawang akhbar tempatan
*ilustrasi foto untuk tontonan pembaca 18 tahun ke atas sahaja.
Rosak dah anak gadis sekarang, masih bersekolah tapi dah buat seks
tambah lagi boleh ditenyeh dengan 6 orang lelaki. Mak bapak perlu
pantau anak-anak mereka jangan terlepas pandang, pantau aktiviti mereka
dan ke mana mereka pergi. Berikut adalah kisah yang dilaporkan oleh
salah sebuah akhbar tempatan, ikuti kisahnya;
Seorang gadis berusia 15 tahun dipercayai merelakan tubuhnya diratah
oleh sekumpulan enam lelaki di Taman Pancaran Siputih, Pusing dekat
sini, antara kelmarin dan semalam.
Pelajar tingkatan empat sebuah sekolah menengah di Simpang Pulai di
sini, mendakwa melakukan hubungan seks bergilir-gilir dengan enam lelaki
antara jam 11 malam Isnin lalu sehingga 3.30 petang keesokkannya
sebelum dihantar pulang ke rumahnya.
Malah, gadis terbabit turut mengakui dia melakukan hubungan seks secara rela dan tiada unsur paksaan daripada lelaki terbabit.
Ketua Polis Daerah Batu Gajah, Asisten Komisioner Shaharon Anuar Abdul
Latif berkata, pihaknya ada menerima laporan yang dibuat bapa mangsa di
Balai Polis Pusing berhubung insiden tersebut.
Pastinya bapak-bapak, mas-mas dan abang-abang semua kepinggin mahu
nonton nenen wanita cantik yang kontroversi yang berasal dari Indonesia,
yang juga bekas isteri salah seorang kerabat diraja kelantan tidak lama
dahulu.
Lihat sahaja foto dibawah, jangan malu-malu Pakkk!
*Jika mahu ngetahui tentang dirinya, teruskan kembali membaca seterusnya sampai ke bawah :
Manohara Odelia Pinot (lahir di Jakarta, 28 Februari 1992; umur 20
tahun) adalah seorang model Indonesia. Manohara memiliki darah campuran
Amerika Serikat dan Bugis, Indonesia serta berkewarganegaraan ganda,
Amerika Serikat dan Indonesia.
Nama Manohara mencuat di berbagai media massa Indonesia dan Malaysia
pada pertengahan bulan April 2009, karena konflik yang terjadi dengan
suaminya, Tengku Muhammad Fakhry Petra, putera ke-3 Sultan Kelantan,
Malaysia.
Manohara lahir dari orang tua berkebangsaan Amerika Serikat, George Manz
dan keturunan bangsawan Bugis, Daisy Fajarina. Setelah kedua
orangtuanya bercerai, sang ibu menikah dengan Reiner Pinot Noack yang
berkebangsaan Perancis. Manohara juga memiliki seorang saudari tiri yang
berusia lebih tua, bernama Dewi Sari Asih.
Manohara adalah seorang model. Di usianya yang masih muda, ia berhasil
menjadi salah satu 100 Pesona Indonesia menurut Majalah Harper's Bazaar.
Manohara bertemu dengan Tengku Fakhry di Perancis pada bulan Desember
2006, saat jamuan makan malam oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia.
Terjalin hubungan di antara keduanya, dan pada 26 Agustus 2008 Manohara
dan Tengku Fakhry menikah di Malaysia. Setelah menikah, Manohara
mendapat gelar Cik Puan Temenggong dan menjadi anggota dari keluarga
kerajaan Kelantan.
Dua bulan kemudian, Manohara memutuskan kembali ke Jakarta dan tidak mau
kembali ke Malaysia. Ia dikabarkan mendapat perlakuan yang tidak
menyenangkan dari suaminya. Ia juga meminta sang suami memenuhi janjinya
menggelar pesta pernikahan di Jakarta. Tengku Fakhry kemudian menjemput
Manohara, membelikan mobil sebagai hadiah ulang tahun, serta mengajak
Manohara beserta keluarganya untuk umrah bersama.
Ketika selesai umrah pada 9 Maret 2009, Tengku Fakhry segera membawa istrinya kembali ke Malaysia.
Kasus ini semakin mendapatkan perhatian dari para wartawan mengenai
tuduhan penculikan Manohara oleh seorang pangeran Malaysia, di Jakarta
pada April 2009. Pemerintah Indonesia melalui pejabat Kedutaan Indonesia
di Kuala Lumpur selanjutnya meminta penjelasan dari Pemerintah Malaysia
mengenai dugaan pencekalan tersebut.
Pada hari Minggu 31 Mei 2009, Manohara tiba kembali di Indonesia bersama
dengan ibunya dari Singapura. Melalui konferensi pers, Manohara
menyatakan bahwa ketika ia bersama keluarga Kerajaan Kelantan sedang
berada di Singapura untuk menjenguk Sultan Kelantan yang tengah berobat
di Singapura, ia berhasil lolos dari penjagaan pengawal Kesultanan
Kelantan. Dengan bantuan aparat Singapura dan staf diplomatik Kedutaan
Besar Amerika Serikat, Manohara berhasil bertemu dengan ibunya yang saat
itu juga sedang berada di Singapura. Manohara bersama ibunya segera
kembali ke Indonesia. Manohara menyatakan bahwa segala tuduhan
penculikan dan penganiayaan yang dilayangkan ibunya kepada suaminya
adalah fakta. Manohara juga menyatakan tidak bersedia kembali ke
Kelantan dan menyatakan niatnya untuk bercerai dari Tengku Fakhry.
Pengadilan Syariah Malaysia memerintahkan Manohara Odelia Pinot untuk
kembali kepada suaminya Tengku Temenggong Kelantan, Tengku Muhammad
Fakhry Sultan Ismail Petra, dan membayar RM 1.2 juta yang dipinjamnya,
setelah gagal mengajukan pertahanan atau menghadiri kasus pengadilan.
Jika Manohara tidak kembali kepada suaminya, pengadilan tersebut
menganggapnya telah derhaka nusyuz atau tidak taat, dan oleh karena itu
tidak layak memperoleh apa pun dari suaminya.
Pengadilan tidak dapat menerima argumen bahwa uang sejumlah RM 1.112.250
adalah hadiah dari Tengku Muhammad Fakhry, berdasarkan tidak tampilnya
Manohara di depan seluruh proses pengadilan.
Tengku Fakhry menyatakan bahwa uang bukanlah masalah dan yang penting
adalah martabat dan reputasi. Ia berkata bahwa ia terpaksa memulai
proses hukum untuk membersihkan namanya atas tuduhan penyiksaan fisik
dan seksual yang tak berdasar, yang bermaksud merendahkan dirinya di
mata anggota keluarga kerajaan, pemerintah dan masyarakat.
Dalam semua kasus, pihak Tengku Fakhry menyatakan bahwa pengacara
Manohara bersikap non-koperatif dan hanya berpegang pada kabar angin;
dan bahwa pihak wanita tidak dapat menghasilkan bukti untuk mendukung
tuduhan mereka.
Daisy Fajarina mengatakan bahwa keluarganya sudah siap menghadapi
konsekuensi mengabaikan perintah Pengadilan Syariah Malaysia, termasuk
hilangnya hak istimewa Manohara sebagai Cik Puan Temenggong Kelantan,
dan mereka pun tidak akan membayar kembali apa yang disebut utang
tersebut.
Pada 20 Februari, Manohara kembali menjadi tajuk berita di Malaysia,
ketika Manohara Odelia Pinot beraksi mesra mencium Amil Mohede.
Gitu lohhh...kisahnyaaaa.




